SEKOLAH ADIWIYATA
Disepanjang jalan yang kususuri
Bersama deru angin ini
Ingin ku ikrarkan sebuah janji
Bahwaku dan hatiku akan selalu disini
Melihatmu …
Merasakanmu…
Membuat hati ini sejenak rindu
Pada kesejukan…
Pada kedamaian…
Pada keasrian…
Pesona jiwamu…
Wahai sekolah adiwiyataku…
____________________________________________
HIJAU UNTUK HARI ESOK
Pandanganku jauh terawang
Melihat hijau yang telah memudar
Desiran rumput terdengar sunyi, udara terhirup pengap
Dan pohon mulai berseru
Mereka meminta kawan
Merintih kesepian , tanpa ada yang mendegarnya
____________________________________________
TAKKAN LAGI BERSAMA ALAM
Takkan lagi aku menari bersama alam
Sementara jemari kecilku selalu mencabik-cabiknya
Takkan lagi aku berkejaran bersama angin
Sementara asap pembual selalu melahapnya
Takkan lagi aku bernyanyi dengan Kicauan burung
Sementara para pelatuk menerpannya
Takkan lagi aku bersemi dibalik karanglaut dan gemuruh ombak dipantai
Sementara limbah hitam meludahi kesuciannya
Akankah aku bisa merasakan seperti dulu
Mungkin, itu hanya mimpi........
Semua sudah sirna...
Bumiku sudah hancur, rusak, jorok..
Andaikan bumi tidak cinta kepada manusia
Mungkin bumi tidak mau berotasi
Aku malu kepada Tuhan.
Yang menciptakan sebagai khalifah
Tapi manusia seolah berpura tuli
Terhadap amanah itu..
Yang setiap hari selalu menggerogoti organ dalam bumi.
____________________________________________
PUISI SEKOLAH ADIWIYATA
Sekolah Adiwiyata
Di saat kerlap kerlip bintang mulai memudar
Berganti dengan cahaya mentari yang bersinar
Aku terus melangkah dengan pasti
Memasuki sekolah yng ku banggakan ini
Dengan pmandangan Indah nan elok
Di bawah hamparan langit yang membentang luas
Dengan pepohonan di segala sisi
Sebagai penghias bangunan tua di sekolah ini
Burung-burung berkicau
Membuat lingkungan sekolahku lebih berarti
Aku bangga dengan sekolahku
Karena sekolahku... sekolah Adiwiyata
____________________________________________
KEBERSIHAN SEKOLAH
aku berjalan
menelusur lorongan-lorongan jalan
Kiri kanan sampah menggunung
menjelma salju dan kabut
Menanti jangkauan uluran tangan
Dalam hati ini terasa ada sentuhan
Dalam telinga terasa ada bisikan
Dalam mata ini memancarkan keharuman
Ketika minggu dating menjelang
Ketika kesibukan berkurang
Kuajak teman sekampungku halamanku
Berkerja bakti membersikan lingkungan
Lingkungan bersih kita ciptakan
Lingkungan sehat selalu kita dambakan
Orang-orang bijak sering mengatakan
Kebersihan pangkal kesehatan.
____________________________________________
CINTA LINGKUNGAN
Mari teman, mari kemari
Kita singsingkan lengan baju
Kita bersihkan rumah
Kita bersihkan lingkungan
Kita jaga selalu kebersihan
Jangan biarkan sampah berserakan
Buanglah sampah pada tempatnya
Kita cinta kebersihan
Rumah bersih nyaman
Lingkungan bersih sehat
____________________________________________
MEMBACA TANDA TANDA
Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas dari tangan dan
Meluncur lewat sela-sela jari kita
Ada sesuatu yang mulanya tak begitu jelas
Tapi, kini kita telah mulai merindukanya
Kita saksikan udara abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau yang semakin surut tampaknya
Burug-burung kecil tak lagi berkicau di pagi hari
Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan hutan
Kita saksikan gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa banjir
Banjir membawa air
Air mata
Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda
____________________________________________
RINDUKU PADA HUTAN
Rinduku pada Hutan
Menghirup udaranya
Memandang Rimbunya
Hijau Daunnya
Sepinya
Rinduku pada hutan
Menginjak rumputnya
Embunnya
Rinduku pada hutan
Mendengar kicau burungnya
Teriakan sang kera
Auman harimau
Kegesitan kijang
Atau ular yang melata
Rinduku pada hutan
Rindunya kehidupan
____________________________________________
ALLAH YA RABB !! APA ARTINYA INI ?
Erang dari lapisan ozon yang terluka
Mengema ke seantero benua
Membuat Amerika meradang
Menyogok negara berkembang dengan uang
Sementara jepang hanya ongkang-ongkang
Memandang kayu-kayu gelondongan
Berlayar ke hulu samudra
Dari jakarta terbentik berita
Bahwa pengusaha-pengusaha jumawa
Sedang berlomba membangun gedung-gedung kaca
Membuat pi jantan paraksiang
tak kuasa menahan nestapa semesta
membuat air betina,bulan,bintang
tak mampu membentung haru biru ummat-Nya
Allah, ya Rabb!
Sayap-sayap kearifan telah tergadai
Pada sungai-sungai yang di padati sampah
Hingga pisau-pisau serakah bisa tertawa
Dan terkentut-kentut di mulut laut
Allah ya Rabb!!
Apa artinya ini ?
Bencana banjir
Gempa bumi
Dan letusan gunung api ?
Allah ya rabb?
Bukit-bukit kebijaksanaan telah terjual
Pada kapal-kapal yang di jejali limbah
Hingga senjata-senjata keangkuhan bisa tergelak
Dan terberak-berak di perut kabut
Allah, ya rabb !!Apa artinya ini ?
____________________________________________
LINGKUNGAN SEKITARKU
Aku lupa memedulikan lingkunganku
Saat lingkungan ku kotor
Aku lupa membersihkannya
Saat ku tercemar
Aku tidak membersihkannya
Lingkunganku
Kau menjadi berpolusi karena manusia
Kau menjadi kotor karena kami
Semua ulah itu kesalahan kami
Lingkungan hidupku
Maafkanlah perbuatan kami
Maafkan pula kelalaian kami
Mulai saat ini kami pasti akan menjagamu
____________________________________________
Hutan
Pohon kini enggan tumbuh
Karena hutan itu telah gersang
Hujan yang mengguyur sekarang tak lebat lagi
Tak ada resapan setetes air tak tersisa
Kita tengok asal muasal hutan itu
Ketamakan menjadi biang keladi
Dibabadlah pohon semua untuk diambil kayu
dan sebagian pohon dibakar
Mungkin si pohon telah bosan dengan semua ini
Tanpa merasa kasih
Manusialah yang pertama kali memutusnya ujar pohon
Langkah selanjutnya pohon pun enggan tumbuh
Kini manusia merayu-rayu si pohon agar tumbuh seperti dulu
Menempatkanya disetiap penjuru hutan
Menungguinya dengan telaten berharap si pohon berubah pikiran
Namun hari ini si pohon masih juga enggan tumbuh
____________________________________________
Alamku, dulu dan sekarang
semilir angin membelai
menyambut penat penghilang lelah
bening airmu sejukkan hati
indah alam yang kurasa
nuansa permai wahai desaku
indah itu dimasa lalu
kini wajahmu jauh berbeda
engkau selalu muram tanpa cahaya
anginmu hembuskan kemarahan
indahmu tak lagi kurasa
bukan kau telah merapuh
hanya tangan-tangan si pencuri yang merusakmu
mengambil apa yang seharusnya membuatmu tetap hidup
menyisakan bencana tak berkesudahan
hanya doa yang dapat ku panjatkan
untuk alamku, untuk bumiku
KEINDAHAN ALAM
Puisi Cahyaning P.
Bak gelombang jiwa di udara
Laksana sinar di pagi hari
Bagaikan rembulan mengarunggi samudra
Seperti peri kehilangan cahaya matahari
Meskipun langit menyinari bumi
Mirip bola di senja kelap
Umpama terbang setinggi awan
Bagaikan bintang menghiasi malam
Sinar mentari bagaikan surya.
____________________________________________
ALAM DILEMBAH SEMESTA
Puisi Ardian.H
Angin dingin kelam berderik
Kabut putih menghapus mentari
Tegak cahyanya menusuk citra
Pahatan Gunung memecah langit
Berselimut awan beralas zamrud
Tinggi . . . Tajam . . .
Sejak waktu tidak beranjak
Di sanalah sanubari berdetak
Sunyi sepi tak beriak
Cermin ilusi di atas danau
Menikung pohon yang melambai warna
Di celah kaki-kaki menjejak karya-karyaNYA
Di manakah aku berada?
Di mana jiwa tak mengingat rumah
Di saat hidup serasa sempurna
Sungguh jelita permadani ini
Terbarkan pesona di atas cakrawala
Tak berujung di pandang lamanya
____________________________________________
Panen Raya
Yang ku petik adalah emas
Buahnya yang menghijau di sudut pekarangan
Ranum warna pelangi terlukis di kulitnya
Nyanyian burung alam semesta tertawa
Ah kawan, tengoklah diseberang nan jauh disana
Air yang jernih terkelupas indahnya
Tak ada racun tembaga
Tak ada bius dari cerobong pabrik
Anak kecil tertawa membawa bendera
Seolah ucap pada dunia
Ini alamku masih perawan
Ini desaku ramah untukmu wahai kawan
Tertegun aku disini
Sepuluh tahun telah berlalu
Asap dunia kini melanda
Rumput hijau diganti beton angkara murka
Yang ada nyanyian knalpot dedengkot kota
Berebut riuh dengan angkuhnya
Yang ada air limbahnya
Meracun diri, periuk dan nasi.
Rabu, 29 Januari 2014
ADIWIYATA
Asal Kata Adiwiyata
Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta ADI dan WIYATA.
ADI mempunyai makna : besar, agung, baik, ideal, atau sempurna.
Sedangkan WIYATA mempunyai makna : tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetetahuan, norma, dan etika dalam kehidupan sosial.
Bila kedua kata tersebut digabung,secara keseluruhan ADIWYATA mempunyai pengertian atau makna : tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.Pengertian Adiwiyataadalah salah satu program Kementerian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
Tujuan Adiwiyata
Adiwiyata mempunyai tujuan untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolahsehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upayaupaya
Dampak Adiwiyata
Pada sekolah
Adiwiyata Sangat memiliki dampak terhadap sekolah yang mendapatkan gelar adiwiyata tersebut,diantara lain adalah ;
Sekolah dapat Lebih berperan aktif dalam menciptakan kawasan yang peduli dengan lingkunga
Sekolah bisa menciptakan siswa - siswa yang sadar akan lingkungan
Sekolah bisa berperan dalam semua kegiatan dalam rangka mengurangi global warming
Sekolah bisa menjadi sarana penyalur pendidikan lingkungan secara praktek langsung
Pada Siswa
Bukan hanya Sekolah , siswa pun juga mendapatkan dampak yang positif karena program ini seperti
Siswa dapat membiasakan agar membuang sampah pada tempatnya
Siswa dapat mengerti pentingnya memilah - milah sampah
Siswa dapat mengerti bahwa barang bekas bukan hanya untuk dibuang tapi juga dapat dimanfaat kan
Rabu, 20 November 2013
Artikel : Asal Mula Lambang Zodiak
Capricorn
Menurut mitologi bangsa Yunani, kambing yang dijadikan lambang zodiak ini memang kambing betulan. Namanya Amaltheus. Kambing ini pernah memberikan air susunya kepada dewa Zeus, ketika dewa tertinggi bangsa Yunani kuno ini masih bayi, dan berada dalam gua disembunyikan ibunya sebab takut dimangsa bapaknya yang ganas bernama Chronoos. Karena jasanya ini, kambing ini lalu diangkat ke langit, dibekali cahaya. Dan jadilah bintang.
Aquarius
Dilambangkan oleh seorang pemuda kece yang sedang menuang air dari tempayan besar. Siapa sih cowok kece ini? ialah yang bernama Ganimedes, pelayan paling setia dewa Zeus. Tugasnya memang membawakan minuman dewa paling agung bangsa Yunani itu.
Pisces
Dilambangkan dengan dua ekor ikan. Kedua ekor ikan ini telah berjasa membawa dewi Venus (dewi kecantikan) dan dewa Mars (dewa perang) ke sungai Eufrat, waktu mereka dikejar oleh Typhon.
Aries
Dilambangkan oleh seekor domba. Domba ini bukan sembarang domba. Domba ini berbulu emas. Ia dikorbankan kepada dewa tertinggi sebagai persembahan, ternyata dewa Zeus senang menerimanya. Dan ia pun dijadikan bintang.
Taurus
Dilambangkan oleh sapi jantan. Taurus berasal dari kata Taureau yang artinya sapi jantan. Sapi ini adalah jelmaan dari dewa Zeus (Yupiter). Konon menurut ceritanya dewa Zeus paling suka sama gadis-gadis cantik. Ia juga terkenal sebagai dewa yang paling banyak istrinya. Maka, ketika ia melihat kecantikan putri Eropa, yang cantiknya tiada tara, saking kesemsemnya ia mengubah dirinya menjadi sapi jantan agar dapat menculik putri Eropa.
Gemini
Dilambangkan dengan sepasang dua anak kembar. Mereka adalah putra dari dewa Zeus. Kedua anak kembar ini bernama Castor dan Polux.
Cancer
Dilambangkan oleh kepiting. Merupakan jelmaan ular bernama Hydra. Ular ini di kirim oleh Yuno, untuk melawan Hercules (pemuda yang dikenal kuat dan gagah berani). Ular yang di kirim oleh Yuno ini ternyata sangat beracun dan mempunyai banyak kepala. Apabila kepalanya ditebas oleh Hercules maka akan tumbuh lagi. Hercules dengan cerdiknya, membakar leher ular itu. Maka habislah riwayat sang ular. Kemudian ular itu dijadikan bintang. Membunuh ular adalah salah satu dari 12 tugas Hercules yang sangat berat.
Leo
Dilambangkan oleh singa. Singa ini merupakan salah satu dari 12 tugas Herculesyang sangat terkenal. Singa ini merupakan singa yang paling ganas yang harus ditaklukkannya.
VIRGO
Lambangnya adalah seorang putri yang sangat cantik. Putri ini adalah jelmaan putriAstrea yang hidup di zaman emas. Pada waktu itu ia turun dari langit ke bumi. Tetapi ia tak tinggal di bumi, karena tidak tahan melihat penderitaan dan kejahatan yang dilakukan manusia di bumi. Maka ia kembali ke langit dan menjelma menjadi bintang. Orang Yunani membagi zaman ini menjadi 4, yaitu zaman emas, perak, perunggu dan besi
LIBRA
Dilambangkan dengan neraca atau timbangan. Merupakan simbol dari keadilan. Putri yang menguasai keadilan adalah putri Justicia. Asal-usulnya tidak diketahui secara pasti.
Scorpio
Lambangnya adalah kalajengking. Mempunyai asal-usul yang sangat menarik. Yaitu, terjadi cinta segi 4 (bukan cinta segi3 lagi). Antara Orion ( pemuda yang tampan),Diana (dewi bulan), Venus (dewi kecantikan) dan Aurora (dewi fajar). Karena ketampanan Orion, ia dicintai 3 cewek kece sekaligus. Karena cemburu kepada kedua rivalnya, Diana mengirim kalajengking kepada Orion. Kalajengking itu menggigitnya hingga mati. Diana menyesal atas perbuatannya. Dan memohon kepada dewa Zeus agar Orion dijadikan bintang. Karena ia tidak bersalah, maka dewa Zeus mengangkatnya menjadi bintang dalam gugusan bintang scorpio.
SAGITARIUS
Lambangnya adalah makhluk berbadan kuda, berkepala manusia yang sedang memanah. Makhluk ini diberi nama Centaurus. Sebetulnya Centaurus adalah para monster, musuh para dewa dan manusia. kecuali Centaurus bernama Chyronadalah sahabat serta guru para dewa dan manusia. ia mengajarkan cara menggunakan senjata dan memanah dengan baik. Karena jasa inilah, ia diangkat menjadi bintang.
Menurut mitologi bangsa Yunani, kambing yang dijadikan lambang zodiak ini memang kambing betulan. Namanya Amaltheus. Kambing ini pernah memberikan air susunya kepada dewa Zeus, ketika dewa tertinggi bangsa Yunani kuno ini masih bayi, dan berada dalam gua disembunyikan ibunya sebab takut dimangsa bapaknya yang ganas bernama Chronoos. Karena jasanya ini, kambing ini lalu diangkat ke langit, dibekali cahaya. Dan jadilah bintang.
Aquarius

Dilambangkan oleh seorang pemuda kece yang sedang menuang air dari tempayan besar. Siapa sih cowok kece ini? ialah yang bernama Ganimedes, pelayan paling setia dewa Zeus. Tugasnya memang membawakan minuman dewa paling agung bangsa Yunani itu.
Pisces
Dilambangkan dengan dua ekor ikan. Kedua ekor ikan ini telah berjasa membawa dewi Venus (dewi kecantikan) dan dewa Mars (dewa perang) ke sungai Eufrat, waktu mereka dikejar oleh Typhon.
Aries
Dilambangkan oleh seekor domba. Domba ini bukan sembarang domba. Domba ini berbulu emas. Ia dikorbankan kepada dewa tertinggi sebagai persembahan, ternyata dewa Zeus senang menerimanya. Dan ia pun dijadikan bintang.
Taurus
Dilambangkan oleh sapi jantan. Taurus berasal dari kata Taureau yang artinya sapi jantan. Sapi ini adalah jelmaan dari dewa Zeus (Yupiter). Konon menurut ceritanya dewa Zeus paling suka sama gadis-gadis cantik. Ia juga terkenal sebagai dewa yang paling banyak istrinya. Maka, ketika ia melihat kecantikan putri Eropa, yang cantiknya tiada tara, saking kesemsemnya ia mengubah dirinya menjadi sapi jantan agar dapat menculik putri Eropa.
Gemini
Dilambangkan dengan sepasang dua anak kembar. Mereka adalah putra dari dewa Zeus. Kedua anak kembar ini bernama Castor dan Polux.
Cancer
Dilambangkan oleh kepiting. Merupakan jelmaan ular bernama Hydra. Ular ini di kirim oleh Yuno, untuk melawan Hercules (pemuda yang dikenal kuat dan gagah berani). Ular yang di kirim oleh Yuno ini ternyata sangat beracun dan mempunyai banyak kepala. Apabila kepalanya ditebas oleh Hercules maka akan tumbuh lagi. Hercules dengan cerdiknya, membakar leher ular itu. Maka habislah riwayat sang ular. Kemudian ular itu dijadikan bintang. Membunuh ular adalah salah satu dari 12 tugas Hercules yang sangat berat.
Leo
Dilambangkan oleh singa. Singa ini merupakan salah satu dari 12 tugas Herculesyang sangat terkenal. Singa ini merupakan singa yang paling ganas yang harus ditaklukkannya.
VIRGO
Lambangnya adalah seorang putri yang sangat cantik. Putri ini adalah jelmaan putriAstrea yang hidup di zaman emas. Pada waktu itu ia turun dari langit ke bumi. Tetapi ia tak tinggal di bumi, karena tidak tahan melihat penderitaan dan kejahatan yang dilakukan manusia di bumi. Maka ia kembali ke langit dan menjelma menjadi bintang. Orang Yunani membagi zaman ini menjadi 4, yaitu zaman emas, perak, perunggu dan besi
LIBRA
Dilambangkan dengan neraca atau timbangan. Merupakan simbol dari keadilan. Putri yang menguasai keadilan adalah putri Justicia. Asal-usulnya tidak diketahui secara pasti.
Scorpio
Lambangnya adalah kalajengking. Mempunyai asal-usul yang sangat menarik. Yaitu, terjadi cinta segi 4 (bukan cinta segi3 lagi). Antara Orion ( pemuda yang tampan),Diana (dewi bulan), Venus (dewi kecantikan) dan Aurora (dewi fajar). Karena ketampanan Orion, ia dicintai 3 cewek kece sekaligus. Karena cemburu kepada kedua rivalnya, Diana mengirim kalajengking kepada Orion. Kalajengking itu menggigitnya hingga mati. Diana menyesal atas perbuatannya. Dan memohon kepada dewa Zeus agar Orion dijadikan bintang. Karena ia tidak bersalah, maka dewa Zeus mengangkatnya menjadi bintang dalam gugusan bintang scorpio.
SAGITARIUS
Lambangnya adalah makhluk berbadan kuda, berkepala manusia yang sedang memanah. Makhluk ini diberi nama Centaurus. Sebetulnya Centaurus adalah para monster, musuh para dewa dan manusia. kecuali Centaurus bernama Chyronadalah sahabat serta guru para dewa dan manusia. ia mengajarkan cara menggunakan senjata dan memanah dengan baik. Karena jasa inilah, ia diangkat menjadi bintang.
Rabu, 09 Oktober 2013
Membuat Chat Box Serta Auto Hide Chat Box
Pada
Tutorial kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara menambahkan buku tamu
kehalaman blog anda dan manfaatnya bagi blog.
Widget chatbox atau buku tamu ini hapir semua pengguna Blogger memasang widget chatbox ini dihalaman blognya karena chatbox sangat banyak memberikan manfaat pada blog kita terutama selain dapat mempercantik tampilan blog, chatbox atau buku tamu ini dapat mendatangkan pengunjung kehalaman blog anda dan yang paling penting menurut Dapur Tutorial Blogspot yaitu sebagai saran untuk saling berkomunikasi dan silahturahmi antara pengunjung dengan admin blog.
Buku tamu yang sangat populer dan paling banyak digunakan yaitu CBox dan Shoutmix. karena Shoutmix akan menonaktifkan layanan Free atau gratisnya jadi disini gw Hanya akan menjelakan cara membuat buku tamu menggunakan layanan gratis CBox seperti di blog ini.
Berikut lankah-langkah untuk membuat Buku tamu pada halaman blog :
Widget chatbox atau buku tamu ini hapir semua pengguna Blogger memasang widget chatbox ini dihalaman blognya karena chatbox sangat banyak memberikan manfaat pada blog kita terutama selain dapat mempercantik tampilan blog, chatbox atau buku tamu ini dapat mendatangkan pengunjung kehalaman blog anda dan yang paling penting menurut Dapur Tutorial Blogspot yaitu sebagai saran untuk saling berkomunikasi dan silahturahmi antara pengunjung dengan admin blog.
Buku tamu yang sangat populer dan paling banyak digunakan yaitu CBox dan Shoutmix. karena Shoutmix akan menonaktifkan layanan Free atau gratisnya jadi disini gw Hanya akan menjelakan cara membuat buku tamu menggunakan layanan gratis CBox seperti di blog ini.
Berikut lankah-langkah untuk membuat Buku tamu pada halaman blog :
- Mendapatkan kode buku tamu dari ChatBox Sign Up
- mengisi formulis pendaftaran seperti ini. Isi data yang diminta seperti gambar dibawah ini kemudian klik Create My Cbox
- buka Email yang anda gunakan untuk mendaftar Cbox Karena ada Email konfirmasi pendaftaran anda yang dikirim oleh Cbox. Klik Link konfirmasi tersebut untuk mengaktifkan akun Cbox anda
- Setelah
Email konfirmasi tersebut anda klik,
Akun anda sekarang sudah aktif dan anda bisa masuk ke akun CBox anda
Sekarang Sign in Ke akun Cbox anda menggunakan Username dan Pasword yang sudah anda buat saat mendaftar tadi untuk mendapatkan Kode ChatBox atau buku tamu anda Setelah anda masuk anda langsung dihadapkan ke halaman berikut
NB
: Bisa langsung di paste pada gadget, script Chat box yang di copy tadi. Tapi
cara ini tidak bisa menyembunyikan auto chat box tersebut. dan jika ingin
membuat auto hide chat box sobat bisa mengikuti cara yang akan saya post
berikut ini.... check it dot gan.
- Pilih tata letak dan klik tambah gadget
- Pilih HTML/JavaScript
- Masukan Script ini
<style type="text/css">
#gb{
position:fixed;
top:20px;
z-index:+1000;
}* html #gb{position:relative;}
.gbtab{
height:150px;
width:50px;
float:left;
background:url('http://i1108.photobucket.com/albums/h405/christian410/ghtrf.png') no-repeat;
}
.gbcontent {
float:left;
border:1px solid #000000;
-moz-border-radius-bottomleft:5px;
-webkit-border-radius-bottomleft:5px;
-o-border-radius-bottomleft:5px;
-khtml-border-radius-bottomleft:5px;
-moz-border-radius-topright: 5px;
-moz-border-radius-topleft: 5px;
background: #F2F2F2; url() no-repeat bottom;
padding:10px;
}
</style>
<script type="text/javascript">
function showHideGB(){
var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;
gb.opened ? moveGB(0, 51-w) : moveGB(30-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 25 ? 25 : 1;
var dir = xf>x0 ? 1 : -1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.right = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 5);}
}</script>
<div id="gb">
<div class="gbtab" onmouseover="showHideGB()"> </div>
<div class="gbcontent">
<center>
<!-- BEGIN CBOX - www.cbox.ws - v001 -->
<div id="cboxdiv" style="text-align: center; line-height: 0">
<div><iframe frameborder="0" width="200" height="305" src="http://www7.cbox.ws/box/?boxid=588039&boxtag=n9zn47&sec=main" marginheight="2" marginwidth="2" scrolling="auto" allowtransparency="yes" name="cboxmain7-588039" style="border:#EAB412 1px solid;" id="cboxmain7-588039"></iframe></div>
<div><iframe frameborder="0" width="200" height="75" src="http://www7.cbox.ws/box/?boxid=588039&boxtag=n9zn47&sec=form" marginheight="2" marginwidth="2" scrolling="no" allowtransparency="yes" name="cboxform7-588039" style="border:#EAB412 1px solid;border-top:0px" id="cboxform7-588039"></iframe></div>
</div>
<!-- END CBOX -->
<br />
<div style="text-align:center">
<span style="float:right; color:#000000;">Get this <a target="_blank" href="http://christiantatelu.blogspot.com/2012/03/cara-membuat-buku-tamu-auto-hide-di.html"> widget! </a></span>
</div>
</center></div>
<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.right = (50-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script>
</div>
Tulisan Biru di ganti dengan Chat Box Script yang di copy sobat tadi.
Save....
#gb{
position:fixed;
top:20px;
z-index:+1000;
}* html #gb{position:relative;}
.gbtab{
height:150px;
width:50px;
float:left;
background:url('http://i1108.photobucket.com/albums/h405/christian410/ghtrf.png') no-repeat;
}
.gbcontent {
float:left;
border:1px solid #000000;
-moz-border-radius-bottomleft:5px;
-webkit-border-radius-bottomleft:5px;
-o-border-radius-bottomleft:5px;
-khtml-border-radius-bottomleft:5px;
-moz-border-radius-topright: 5px;
-moz-border-radius-topleft: 5px;
background: #F2F2F2; url() no-repeat bottom;
padding:10px;
}
</style>
<script type="text/javascript">
function showHideGB(){
var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;
gb.opened ? moveGB(0, 51-w) : moveGB(30-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 25 ? 25 : 1;
var dir = xf>x0 ? 1 : -1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.right = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 5);}
}</script>
<div id="gb">
<div class="gbtab" onmouseover="showHideGB()"> </div>
<div class="gbcontent">
<center>
<!-- BEGIN CBOX - www.cbox.ws - v001 -->
<div id="cboxdiv" style="text-align: center; line-height: 0">
<div><iframe frameborder="0" width="200" height="305" src="http://www7.cbox.ws/box/?boxid=588039&boxtag=n9zn47&sec=main" marginheight="2" marginwidth="2" scrolling="auto" allowtransparency="yes" name="cboxmain7-588039" style="border:#EAB412 1px solid;" id="cboxmain7-588039"></iframe></div>
<div><iframe frameborder="0" width="200" height="75" src="http://www7.cbox.ws/box/?boxid=588039&boxtag=n9zn47&sec=form" marginheight="2" marginwidth="2" scrolling="no" allowtransparency="yes" name="cboxform7-588039" style="border:#EAB412 1px solid;border-top:0px" id="cboxform7-588039"></iframe></div>
</div>
<!-- END CBOX -->
<br />
<div style="text-align:center">
<span style="float:right; color:#000000;">Get this <a target="_blank" href="http://christiantatelu.blogspot.com/2012/03/cara-membuat-buku-tamu-auto-hide-di.html"> widget! </a></span>
</div>
</center></div>
<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.right = (50-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script>
</div>
Tulisan Biru di ganti dengan Chat Box Script yang di copy sobat tadi.
Save....
Cara Membuat BB agar Tidak Lemot
Pasti BB kalian Ada yg Sering muncul Jam Pasir, Saya Juga terkadang emosi pada saat jam pasir itu Keluar ,jadi saya punya solusi agar BB anda tidak menjadi Lemot Berikut ini :
1.Hapus Aplikasi Yg Gk Penting pilih OPTION Pilih APPLICATION Trus hapusin Deh..
2.Habis Chat Jangan Terlalu Banyak,Usahakan di Clear Chat Caranya Klik Tombol berlambang BB dan
Clear chat
3. Lakukan Secara Rutin Tekan Alt+LG+LG maka akan Muncul Log BB km Kemudian Klik Tombol BB
dan Clear Log
4.Lakukan Mungkin 1 hari sekali Memory Cleaning Caranya Option Pilih Security Option dan Memory
Cleaning dan tekan tombol BB Clean Now.
Mungkin Sekian Saja Info dari Saya Terima Kasih Semoga bermanfaat bagi teman teman skalian...
Thanks, Good Luck...... :)
1.Hapus Aplikasi Yg Gk Penting pilih OPTION Pilih APPLICATION Trus hapusin Deh..
2.Habis Chat Jangan Terlalu Banyak,Usahakan di Clear Chat Caranya Klik Tombol berlambang BB dan
Clear chat
3. Lakukan Secara Rutin Tekan Alt+LG+LG maka akan Muncul Log BB km Kemudian Klik Tombol BB
dan Clear Log
4.Lakukan Mungkin 1 hari sekali Memory Cleaning Caranya Option Pilih Security Option dan Memory
Cleaning dan tekan tombol BB Clean Now.
Mungkin Sekian Saja Info dari Saya Terima Kasih Semoga bermanfaat bagi teman teman skalian...
Thanks, Good Luck...... :)
Cara Mengatasi IP Diblokir GM
1. Buka Command Prompt
2. Trus Ketik getmac dan enter
3. Nanti Akan Keluar Mac Address mu
4. Dan kamu buka control panel
5. Klik Network and Internet
6. Klik View Network Status And tasks
7. Pilih Change Adapter Setting
8. Klik kanan pada Local Area Connection dan klik Properties
9. Trus Klik Configure
10. Klik Advance
11. Dan klik network addres
12. Dan Copy mac Addres yang Ada di Command Prompt Tadi
13. Trus 2 angka depan dan Belakang DI Ganti
Contoh : DD11223344HP
Jadinya Gini: AA11223344NS
Ngerti kan?
14. Dan OK
15. Trus Cek Lagi Di Command Prompt tulis getmac
16. Dan Cek Sudah Main Game LS/PB pokok Semua Gemscool.
17. Bisa Kembali..
(y) Good Luck....... :)
2. Trus Ketik getmac dan enter
3. Nanti Akan Keluar Mac Address mu
4. Dan kamu buka control panel
5. Klik Network and Internet
6. Klik View Network Status And tasks
7. Pilih Change Adapter Setting
8. Klik kanan pada Local Area Connection dan klik Properties
9. Trus Klik Configure
10. Klik Advance
11. Dan klik network addres
12. Dan Copy mac Addres yang Ada di Command Prompt Tadi
13. Trus 2 angka depan dan Belakang DI Ganti
Contoh : DD11223344HP
Jadinya Gini: AA11223344NS
Ngerti kan?
14. Dan OK
15. Trus Cek Lagi Di Command Prompt tulis getmac
16. Dan Cek Sudah Main Game LS/PB pokok Semua Gemscool.
17. Bisa Kembali..
(y) Good Luck....... :)
Minggu, 22 September 2013
CONTOH KARANGAN ARGUMENTASI : Mengurai Benang Kusut Korupsi di Indonesia
Dalam enam bulan terakhir, “Jawa Tengah menempati peringkat ketiga provinsi paling korup di Indonesia, dibawah Jawa Barat dan Jawa Timurâ€. Demikian data yang dihimpun oleh Indo-nesian Corruption Watch (ICW), sebagaimana dilansir Suara Merdeka dalam laporan yang berjudul “Jateng, Provinsi Ketiga Terkorup†(SM, 7/9/04). Laporan tersebut juga menempat-kan anggota DPRD sebagai pelaku utama praktik korupsi, sementara kasus paling banyak ditemukan pada sejumlah insitusi pemerintah atau publik seperti Pemprov DKI dan BUMN, Deplu, Dephankam, Depkes, serta PLN; termasuk pula KPU. Fakta ini semakin menguatkan praduga yang berkembang di masyarakat selama ini, bahwa korupsi memang telah menjadi problem sosial yang akut, dan menjadi salah satu akar permasalahan krisis multidimensional berkepanjangan yang menimpa bangsa Indonesia.
Namun begitu, sedemikian akutnya masalah ini toh tidak menjadikan isu korupsi menjadi wacana yang leading di masyarakat. Terkecuali, isu ini mengalami eskalasi yang signifikan di tengah maraknya kampanye calon presiden dewasa ini, yang mengisyaratkan pemberantasan korupsi sebagai salah satu agenda penting untuk dientaskan. Entah bagaimana realisasinya tatkala pada gilirannya nanti tampuk kekuasaan telah ditangan. Akankah mereka tetap committed, mampu dan berani memberantas korupsi? Mengingat, persoalan yang satu ini telah berurat-mengakar dalam masyarakat kita; dan menempatkan Indonesia sebagai ‘nominator’ peringkat negara terkorup di dunia. (Lihat tabel, data 1995-2000).
Banyak sekali definisi mengenai korupsi. Salah satunya pendekatan sosiologis, dimana korupsi didefinisikan sebagai “tingkah laku yang menyimpang dari tugas-tugas resmi suatu jabatan secara sengaja untuk memperoleh keuntungan berupa status, kekayaan atau untuk perorangan, keluarga dekat, atau kelompok sendiri.†(Syafuan, 1999). Sebagai tingkah laku yang menyimpang, korupsi tentu saja tidak dapat dibenarkan. Tetapi pada kenyataannya, ‘penyimpangan’ yang satu ini banyak dipraktekkan sehingga tak berlebihan jika korupsi telah dianggap –diantaranya oleh Bung Hatta, sebagai persoalan yang membudaya sehingga disebut “budaya korupsiâ€. Alasannya, karena perbuatan tersebut diulang-ulang dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, tentu pantas jika korupsi disebut sebagai bagian dari kebudayaan kita.
Meski ditentang oleh para ahli kebudayaan, fakta-fakta menunjukkan bahwa perilaku korup telah menyatu dengan keseharian kita. Kita mengalami dan menyaksikan contoh-contoh yang makin meningkat –baik dari jumlah maupun kualitas modusnya. Kosakata untuk meng-komunikasikan gejala korupsi juga kian hari kian berkembang. Ada yang dikenal dengan sebutan “uang semirâ€, “uang pelicinâ€, “uang rokokâ€, “uang lelahâ€, “biaya kemitraanâ€, “uang kehormatanâ€, “uang pendampingâ€, dan sejenisnya. Semua istilah tersebut kini menjadi kosakata yang lazim. Kita yang mendengarnya pun tak perlu mengernyitkan dahi karena sudah sama-sama maklum, TST (tahu sama tahu); apa maksud dari kosakata tersebut. Kita pun menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar, tidak mengandung unsur penyimpangan. Padahal substansinya sama saja: korupsi!
Sebab-sebab Korupsi
Di saat transaksi ekonomi dan perputaran uang didominasi oleh negara, masyarakat dengan mudah menuding pelaku birokrasi sebagai penyebab utama korupsi. Tetapi, dewasa ini, hampir semua unsur masyarakat memberi kontribusi terhadap maraknya praktek korupsi: bisa jadi pejabat tinggi, pemimpin partai politik, eksekutif perusahaan swasta, anggota legislatif, pejabat BUMN, hingga anggota masyarakat luas –termasuk para aktivis LSM. Dengan demikian, aktor atau pelaku korupsi meluas tak hanya di kalangan pejabat pemerintah saja, tetapi telah pula menjalari seluruh lapisan masyarakat.
Disamping aktornya yang meluas, sebab terjadinya korupsi yang didasarkan pada pandangan bahwa korupsi makin marak karena gaji pegawai negeri terlalu kecil, sudah tidak valid lagi. Dalam banyak hal, korupsi sudah menjadi simbol kerakusan; bukan cara untuk mempertahankan hidup semata-mata. Hal ini terlihat dari indikasi bahwa korupsi tidak saja dilakukan oleh perorangan yang miskin dan hidup kekurangan, tetapi telah pula melibatkan banyak orang yang berpengaruh dalam suatu sistem sosial, ekonomi dan politik; dari bentuknya yang paling sederhana hingga yang paling canggih. Sehingga, korupsi, dimata Abadansky –salah seorang ilmuwan sosial, tak ubahnya sebagai suatu “kejahatan yang terorganisasi†(organized crime).
Korupsi muncul karena berbagai sebab yang saling menunjang, sehingga ia dapat tumbuh amat subur di tengah masyarakat. Menurut catatan Sudirman Said (2002), terdapat empat aspek pokok yang menyebabkan terjadinya praktek korupsi tumbuh di Indonesia. Pertama, menyangkut aspek individu pelaku korupsi; kecenderungan menunjukkan bahwa makin besar jumlah uang yang dikorup, makin banyak “orang besar†yang terlibat. Kemiskinan tidak lagi dapat selalu dikaitkan sebagai penyebab korupsi. Kasus-kasus korupsi besar yang mencuat, sangat sedikit melibatkan orang-orang yang dikategorikan miskin atau kekurangan. Pelaku korupsi, mungkin adalah orang-orang yang penghasilannya cukup tinggi, bahkan berlebih dibandingkan kebutuhan hidupnya. Selain itu, kesempatan untuk melakukan korupsi mungkin pula sudah kecil karena sistem pengendalian manajemen yang ada sudah sangat bagus. Dalam kasus ini, faktor yang menyebabkan seseorang melakukan korupsi adalah ketiadaan moral dalam diri si pelaku. Si pelaku juga mempunyai sifat tamak, rakus, hedonis dan (mungkin) tidak taat beragama.
Kedua, aspek organisasi –termasuk di dalamnya sistem pengorganisasian lingkungan masyarakat sebagai suatu organisasi sosial. Korupsi biasa terjadi karena di dalam organisasi tersebut biasanya memberi peluang terjadinya korupsi. Peluang tersebut dapat muncul karena disebabkan oleh tidak adanya keteladanan dari pimpinan (pimpinan-nya korup), budaya organisasi yang tidak benar, tidak ada sistem akuntabilitas yang memadai, lemahnya sistem pengendalian manajemen, dan manajemen yang biasa menutup-nutupi kasus korupsi di dalam organisasi.
Ketiga, aspek masyarakat tempat individu dan organisasi berada; dimana nilai-nilai di masyarakat telah melonggar dan memberi ‘toleransi’ untuk terjadinya kasus-kasus korupsi. Masyarakat kurang menyadari bahwa yang paling dirugikan dalam setiap praktek korupsi adalah masyarakat sendiri. Terkadang, masyarakat tanpa disadari terlibat dalam praktek korupsi, misalnya dalam pengurusan KTP, SIM, sertifikat tanah, dan berbagai urusan lainnya. Masyarakat dengan sadar membayar uang lebih (yang biasa disebut tips, uang jasa, pelicin, dan sebagainya) karena tidak mau repot mengurus. Dalam kasus pelanggaran lalu lintas misalnya, masyarakat lebih memilih “uang damai†kepada petugas kepolisian ketimbang menghadapi sidang pengadilan. Dalam contoh-contoh kasus ini, masyarakat terjebak pada pragmatisme yang cenderung mengabaikan nilai-nilai normatif; dan lebih suka memilih jalan pintas agar urusannya tidak bertele-tele. Masyarakat belum sepenuhnya sadar, bahwa korupsi sebenarnya akan berkurang jika mereka menolak setiap praktek yang menunjang korupsi dalam berbagai sebutan tersebut.
Keempat, aspek legal; yakni peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada masa Orde Baru, banyak sekali peraturan perundangan yang dibuat hanya untuk meng-untungkan kerabat dan kroni Presiden Soeharto. Menurut analisis Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), dalam kurun waktu 1993-1998 saja, terdapat 79 Keputusan Presiden (Keppres) yang menyimpang, baik dari segi substansi maupun asas kepatutannya. Keppres yang menyimpang itu antara lain: pengalihan dana reboisasi kepada kroni Soeharto yang digunakan di luar upaya reboisasi, monopoli upaya perintisan mobil nasional kepada anak-anak Soeharto, dan penyalahgunaan dana-dana yang berasal dari yayasan-yayasan keluarga Soeharto. Dewasa ini, kita juga menyaksikan “drama baru†praktik korupsi yang bersumber dari peraturan yang legal, sebagaimana terjadinya korupsi massal oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Payakumbuh. Tak menutup kemungkinan, kasus serupa juga terjadi di berbagai daerah lainnya, terkait dengan proses desentralisasi (otonomi daerah) yang tengah mengemuka belakangan ini.
Dalam kasus ‘korupsi legal’ ini, biasanya pembuatan peraturan undang-undang tidak melibatkan unsur masyarakat. Masyarakat diposisikan sebagai obyek hukum, sementara substansi hukum itu sendiri dinilai pandang bulu dan menjadi penyebab utama merajalelanya praktek korupsi.
Daya Rusak Korupsi
Secara umum, korupsi menyebabkan mutu pelayanan publik berkurang dan menjadi sangat bervariasi sesuai dengan uang suap yang diberikan. Pengurusan SIM dan KTP yang telah ditentukan prosedur, tarif dan jangka waktunya bisa diakali dengan memberi ongkos tambahan petugas. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum jika dalam pengurusan kedua urusan tersebut –dan juga jasa pelayanan publik lainnya, menjadi tempat para mafia dan calo mencari nafkah. Mereka bekerjasama dengan “orang dalam†yang turut andil mengabaikan prosedur baku yang telah ditentukan. Tentu saja hal ini merugikan, misalnya untuk sebagian orang yang lebih dulu mendaftar tetapi tidak punya uang lebih untuk menyogok petugas. Mereka yang berkantong tipis biasanya kurang dipedulikan oleh petugas.
Dalam lingkungan yang koruptif, ekonomi dan bisnis dijalankan tidak berdasarkan pada biaya yang nyata. Banyak sekali unsur biaya yang sulit dipertanggungjawabkan yang disebut “biaya silumanâ€. Akibatnya, percuma saja digembar-gemborkan murah-nya tenaga kerja Indonesia sementara faktor biaya lain tidak bisa dikendalikan. Pada gilirannya, ekonomi biaya tinggi ini membuat produk Indonesia tidak kompetitif baik di pasar domestik maupun internasional. Korupsi juga akan membawa efek lanjutan berupa menurunnya investasi dan pertumbuhan ekonomi karena kebijakan yang tidak selayaknya (unsound economic policy) telah menguntungkan sekelompok orang dan menafikan kepentingan orang banyak.
Tidak saja di bidang ekonomi, korupsi juga memiliki daya rusak yang dahsyat ter-hadap kepemimpinan lokal. Seleksi dan penentuan jabatan publik yang sarat dengan politik uang akan mengabaikan kriteria integritas dan kompetensi, dan pada ujungnya akan mengarah pada praktek korupsi baru di pemerintahan lokal.
Selain itu, dampak yang tak kalah dahsyat, adalah hancurnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga yudikatif. Lembaga yudikatif, sebagai benteng terakhir keadilan telah dirasuki mafia; dimulai dari polisi yang menyelidiki laporan atau pengaduan perkara, lalu jaksa yang menyidik, sampai pada hakim yang memeriksa dan menentukan vonis. Di lain pihak, para pengacara yang kerap bersuara vokal membela hak-hak kliennya pun “main mata†untuk memenangkan perkara. Semua ini terjadi karena praktek korupsi, telah pula merambah pada lembaga yang mestinya bermoral, bermartabat dan terhormat tersebut.
Mengedepankan “Budaya Maluâ€
Sedemikian besar daya rusak korupsi, mestinya korupsi dijadikan musuh nomor satu masyarakat. Perlu disosialisasikan nilai baru kepada masyarakat bahwa korupsi adalah tindakan yang beresiko tinggi dan bermartabat rendah. Dengan demikian, masyarakat dapat menghitung resiko sosial dan mengembangkan “budaya maluâ€untuk terlibat dan melakukan tindakan korupsi.
Mengenai “budaya malu†ini, kita bisa belajar dari Korea Selatan. Di negeri ginseng itu, budaya malu sangat dijunjung tinggi. Adalah Ahn Sang Young –Walikota Pusan, Korea Selatan; lebih memilih mati daripada hidup menanggung malu. Ditangkap pada Oktober 2003 lalu dengan tuduhan menerima suap sebesar 80 ribu US dolar dari sebuah perusahaan konstruksi, Ahn mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tahanan setelah diputuskan bersalah oleh Pengadilan. Ketika menunggu vonis tuduhan tersebut, muncul lagi dakwaan baru menerima suap 250 ribu US dolar dari pengusaha lainnya. Ahn Sang Young yang berusia 64 tahun, menjadi Walikota Pusan untuk masa jabatan kedua kalinya.
Kita tidak tahu, kapan pengadilan kita berani menjatuhan vonis terhadap para pejabat aktif yang terbukti melakukan korupsi, menerima suap, dan sebagainya. Kita sama-sama tahu, sisi gelap kasus-kasus korupsi di negeri ini yang tak terjamah oleh hukum. Bukan saja karena korupsi melibatkan orang-orang “besar†dan berpengaruh, tetapi juga karena lilitannya yang jalin-berkelindan menjerat semua orang. Tak heran, angka-angka korupsi di Indonesia sedemikian fantastis. Data temuan ICW yang menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terkorup ketiga, serta praktik korupsi yang melibatkan sejumlah instansi pemerintah, BUMN, anggota legislatif, dan sebagainya seperti dikemukakan pada bagian awal tulisan, adalah sisi kecil dari sejarah panjang budaya korupsi di negeri kita. Sisi besarnya, secara akumulatif, Indonesia menjadi negara terkorup di dunia. Masih tidak malu?!? ***
keyword: paragraf argumentasi tentang korupsi, karangan argumentasi tentang korupsi, contoh karangan argumentasi tentang korupsi, argumentasi tentang korupsi, contoh argumentasi tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang korupsi, pidato korupsi di indonesia, argumentasi korupsi, paragraf argumentasi korupsi, karangan argumentasi korupsi, kalimat argumentasi tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang ekonomi, contoh karangan argumentasi tentang politik, contoh paragraf argumentasi korupsi, contoh paragraf argumentatif tentang korupsi, pidato politik korupsi, contoh karangan argumentasi korupsi, paragraf argumentasi tentang ekonomi, contoh paragraf persuasif tentang korupsi, teks argumentasi tentang korupsi, argumen tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang politik, paragraf argumentasi tentang korupsi di indonesia, contoh karangan argumentasi tentang ekonomi, contoh wacana argumentasi, contoh argumentasi korupsi, karangan argumentasi tentang ekonomi, pidato korupsi, argumentasi tentang korupsi di indonesia, contoh pidato politik korupsi.
Namun begitu, sedemikian akutnya masalah ini toh tidak menjadikan isu korupsi menjadi wacana yang leading di masyarakat. Terkecuali, isu ini mengalami eskalasi yang signifikan di tengah maraknya kampanye calon presiden dewasa ini, yang mengisyaratkan pemberantasan korupsi sebagai salah satu agenda penting untuk dientaskan. Entah bagaimana realisasinya tatkala pada gilirannya nanti tampuk kekuasaan telah ditangan. Akankah mereka tetap committed, mampu dan berani memberantas korupsi? Mengingat, persoalan yang satu ini telah berurat-mengakar dalam masyarakat kita; dan menempatkan Indonesia sebagai ‘nominator’ peringkat negara terkorup di dunia. (Lihat tabel, data 1995-2000).
Banyak sekali definisi mengenai korupsi. Salah satunya pendekatan sosiologis, dimana korupsi didefinisikan sebagai “tingkah laku yang menyimpang dari tugas-tugas resmi suatu jabatan secara sengaja untuk memperoleh keuntungan berupa status, kekayaan atau untuk perorangan, keluarga dekat, atau kelompok sendiri.†(Syafuan, 1999). Sebagai tingkah laku yang menyimpang, korupsi tentu saja tidak dapat dibenarkan. Tetapi pada kenyataannya, ‘penyimpangan’ yang satu ini banyak dipraktekkan sehingga tak berlebihan jika korupsi telah dianggap –diantaranya oleh Bung Hatta, sebagai persoalan yang membudaya sehingga disebut “budaya korupsiâ€. Alasannya, karena perbuatan tersebut diulang-ulang dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Dengan begitu, tentu pantas jika korupsi disebut sebagai bagian dari kebudayaan kita.
Meski ditentang oleh para ahli kebudayaan, fakta-fakta menunjukkan bahwa perilaku korup telah menyatu dengan keseharian kita. Kita mengalami dan menyaksikan contoh-contoh yang makin meningkat –baik dari jumlah maupun kualitas modusnya. Kosakata untuk meng-komunikasikan gejala korupsi juga kian hari kian berkembang. Ada yang dikenal dengan sebutan “uang semirâ€, “uang pelicinâ€, “uang rokokâ€, “uang lelahâ€, “biaya kemitraanâ€, “uang kehormatanâ€, “uang pendampingâ€, dan sejenisnya. Semua istilah tersebut kini menjadi kosakata yang lazim. Kita yang mendengarnya pun tak perlu mengernyitkan dahi karena sudah sama-sama maklum, TST (tahu sama tahu); apa maksud dari kosakata tersebut. Kita pun menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar, tidak mengandung unsur penyimpangan. Padahal substansinya sama saja: korupsi!
Sebab-sebab Korupsi
Di saat transaksi ekonomi dan perputaran uang didominasi oleh negara, masyarakat dengan mudah menuding pelaku birokrasi sebagai penyebab utama korupsi. Tetapi, dewasa ini, hampir semua unsur masyarakat memberi kontribusi terhadap maraknya praktek korupsi: bisa jadi pejabat tinggi, pemimpin partai politik, eksekutif perusahaan swasta, anggota legislatif, pejabat BUMN, hingga anggota masyarakat luas –termasuk para aktivis LSM. Dengan demikian, aktor atau pelaku korupsi meluas tak hanya di kalangan pejabat pemerintah saja, tetapi telah pula menjalari seluruh lapisan masyarakat.
Disamping aktornya yang meluas, sebab terjadinya korupsi yang didasarkan pada pandangan bahwa korupsi makin marak karena gaji pegawai negeri terlalu kecil, sudah tidak valid lagi. Dalam banyak hal, korupsi sudah menjadi simbol kerakusan; bukan cara untuk mempertahankan hidup semata-mata. Hal ini terlihat dari indikasi bahwa korupsi tidak saja dilakukan oleh perorangan yang miskin dan hidup kekurangan, tetapi telah pula melibatkan banyak orang yang berpengaruh dalam suatu sistem sosial, ekonomi dan politik; dari bentuknya yang paling sederhana hingga yang paling canggih. Sehingga, korupsi, dimata Abadansky –salah seorang ilmuwan sosial, tak ubahnya sebagai suatu “kejahatan yang terorganisasi†(organized crime).
Korupsi muncul karena berbagai sebab yang saling menunjang, sehingga ia dapat tumbuh amat subur di tengah masyarakat. Menurut catatan Sudirman Said (2002), terdapat empat aspek pokok yang menyebabkan terjadinya praktek korupsi tumbuh di Indonesia. Pertama, menyangkut aspek individu pelaku korupsi; kecenderungan menunjukkan bahwa makin besar jumlah uang yang dikorup, makin banyak “orang besar†yang terlibat. Kemiskinan tidak lagi dapat selalu dikaitkan sebagai penyebab korupsi. Kasus-kasus korupsi besar yang mencuat, sangat sedikit melibatkan orang-orang yang dikategorikan miskin atau kekurangan. Pelaku korupsi, mungkin adalah orang-orang yang penghasilannya cukup tinggi, bahkan berlebih dibandingkan kebutuhan hidupnya. Selain itu, kesempatan untuk melakukan korupsi mungkin pula sudah kecil karena sistem pengendalian manajemen yang ada sudah sangat bagus. Dalam kasus ini, faktor yang menyebabkan seseorang melakukan korupsi adalah ketiadaan moral dalam diri si pelaku. Si pelaku juga mempunyai sifat tamak, rakus, hedonis dan (mungkin) tidak taat beragama.
Kedua, aspek organisasi –termasuk di dalamnya sistem pengorganisasian lingkungan masyarakat sebagai suatu organisasi sosial. Korupsi biasa terjadi karena di dalam organisasi tersebut biasanya memberi peluang terjadinya korupsi. Peluang tersebut dapat muncul karena disebabkan oleh tidak adanya keteladanan dari pimpinan (pimpinan-nya korup), budaya organisasi yang tidak benar, tidak ada sistem akuntabilitas yang memadai, lemahnya sistem pengendalian manajemen, dan manajemen yang biasa menutup-nutupi kasus korupsi di dalam organisasi.
Ketiga, aspek masyarakat tempat individu dan organisasi berada; dimana nilai-nilai di masyarakat telah melonggar dan memberi ‘toleransi’ untuk terjadinya kasus-kasus korupsi. Masyarakat kurang menyadari bahwa yang paling dirugikan dalam setiap praktek korupsi adalah masyarakat sendiri. Terkadang, masyarakat tanpa disadari terlibat dalam praktek korupsi, misalnya dalam pengurusan KTP, SIM, sertifikat tanah, dan berbagai urusan lainnya. Masyarakat dengan sadar membayar uang lebih (yang biasa disebut tips, uang jasa, pelicin, dan sebagainya) karena tidak mau repot mengurus. Dalam kasus pelanggaran lalu lintas misalnya, masyarakat lebih memilih “uang damai†kepada petugas kepolisian ketimbang menghadapi sidang pengadilan. Dalam contoh-contoh kasus ini, masyarakat terjebak pada pragmatisme yang cenderung mengabaikan nilai-nilai normatif; dan lebih suka memilih jalan pintas agar urusannya tidak bertele-tele. Masyarakat belum sepenuhnya sadar, bahwa korupsi sebenarnya akan berkurang jika mereka menolak setiap praktek yang menunjang korupsi dalam berbagai sebutan tersebut.
Keempat, aspek legal; yakni peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada masa Orde Baru, banyak sekali peraturan perundangan yang dibuat hanya untuk meng-untungkan kerabat dan kroni Presiden Soeharto. Menurut analisis Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), dalam kurun waktu 1993-1998 saja, terdapat 79 Keputusan Presiden (Keppres) yang menyimpang, baik dari segi substansi maupun asas kepatutannya. Keppres yang menyimpang itu antara lain: pengalihan dana reboisasi kepada kroni Soeharto yang digunakan di luar upaya reboisasi, monopoli upaya perintisan mobil nasional kepada anak-anak Soeharto, dan penyalahgunaan dana-dana yang berasal dari yayasan-yayasan keluarga Soeharto. Dewasa ini, kita juga menyaksikan “drama baru†praktik korupsi yang bersumber dari peraturan yang legal, sebagaimana terjadinya korupsi massal oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Propinsi Sumatera Barat, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Payakumbuh. Tak menutup kemungkinan, kasus serupa juga terjadi di berbagai daerah lainnya, terkait dengan proses desentralisasi (otonomi daerah) yang tengah mengemuka belakangan ini.
Dalam kasus ‘korupsi legal’ ini, biasanya pembuatan peraturan undang-undang tidak melibatkan unsur masyarakat. Masyarakat diposisikan sebagai obyek hukum, sementara substansi hukum itu sendiri dinilai pandang bulu dan menjadi penyebab utama merajalelanya praktek korupsi.
Daya Rusak Korupsi
Secara umum, korupsi menyebabkan mutu pelayanan publik berkurang dan menjadi sangat bervariasi sesuai dengan uang suap yang diberikan. Pengurusan SIM dan KTP yang telah ditentukan prosedur, tarif dan jangka waktunya bisa diakali dengan memberi ongkos tambahan petugas. Bahkan, sudah menjadi rahasia umum jika dalam pengurusan kedua urusan tersebut –dan juga jasa pelayanan publik lainnya, menjadi tempat para mafia dan calo mencari nafkah. Mereka bekerjasama dengan “orang dalam†yang turut andil mengabaikan prosedur baku yang telah ditentukan. Tentu saja hal ini merugikan, misalnya untuk sebagian orang yang lebih dulu mendaftar tetapi tidak punya uang lebih untuk menyogok petugas. Mereka yang berkantong tipis biasanya kurang dipedulikan oleh petugas.
Dalam lingkungan yang koruptif, ekonomi dan bisnis dijalankan tidak berdasarkan pada biaya yang nyata. Banyak sekali unsur biaya yang sulit dipertanggungjawabkan yang disebut “biaya silumanâ€. Akibatnya, percuma saja digembar-gemborkan murah-nya tenaga kerja Indonesia sementara faktor biaya lain tidak bisa dikendalikan. Pada gilirannya, ekonomi biaya tinggi ini membuat produk Indonesia tidak kompetitif baik di pasar domestik maupun internasional. Korupsi juga akan membawa efek lanjutan berupa menurunnya investasi dan pertumbuhan ekonomi karena kebijakan yang tidak selayaknya (unsound economic policy) telah menguntungkan sekelompok orang dan menafikan kepentingan orang banyak.
Tidak saja di bidang ekonomi, korupsi juga memiliki daya rusak yang dahsyat ter-hadap kepemimpinan lokal. Seleksi dan penentuan jabatan publik yang sarat dengan politik uang akan mengabaikan kriteria integritas dan kompetensi, dan pada ujungnya akan mengarah pada praktek korupsi baru di pemerintahan lokal.
Selain itu, dampak yang tak kalah dahsyat, adalah hancurnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga yudikatif. Lembaga yudikatif, sebagai benteng terakhir keadilan telah dirasuki mafia; dimulai dari polisi yang menyelidiki laporan atau pengaduan perkara, lalu jaksa yang menyidik, sampai pada hakim yang memeriksa dan menentukan vonis. Di lain pihak, para pengacara yang kerap bersuara vokal membela hak-hak kliennya pun “main mata†untuk memenangkan perkara. Semua ini terjadi karena praktek korupsi, telah pula merambah pada lembaga yang mestinya bermoral, bermartabat dan terhormat tersebut.
Mengedepankan “Budaya Maluâ€
Sedemikian besar daya rusak korupsi, mestinya korupsi dijadikan musuh nomor satu masyarakat. Perlu disosialisasikan nilai baru kepada masyarakat bahwa korupsi adalah tindakan yang beresiko tinggi dan bermartabat rendah. Dengan demikian, masyarakat dapat menghitung resiko sosial dan mengembangkan “budaya maluâ€untuk terlibat dan melakukan tindakan korupsi.
Mengenai “budaya malu†ini, kita bisa belajar dari Korea Selatan. Di negeri ginseng itu, budaya malu sangat dijunjung tinggi. Adalah Ahn Sang Young –Walikota Pusan, Korea Selatan; lebih memilih mati daripada hidup menanggung malu. Ditangkap pada Oktober 2003 lalu dengan tuduhan menerima suap sebesar 80 ribu US dolar dari sebuah perusahaan konstruksi, Ahn mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tahanan setelah diputuskan bersalah oleh Pengadilan. Ketika menunggu vonis tuduhan tersebut, muncul lagi dakwaan baru menerima suap 250 ribu US dolar dari pengusaha lainnya. Ahn Sang Young yang berusia 64 tahun, menjadi Walikota Pusan untuk masa jabatan kedua kalinya.
Kita tidak tahu, kapan pengadilan kita berani menjatuhan vonis terhadap para pejabat aktif yang terbukti melakukan korupsi, menerima suap, dan sebagainya. Kita sama-sama tahu, sisi gelap kasus-kasus korupsi di negeri ini yang tak terjamah oleh hukum. Bukan saja karena korupsi melibatkan orang-orang “besar†dan berpengaruh, tetapi juga karena lilitannya yang jalin-berkelindan menjerat semua orang. Tak heran, angka-angka korupsi di Indonesia sedemikian fantastis. Data temuan ICW yang menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi terkorup ketiga, serta praktik korupsi yang melibatkan sejumlah instansi pemerintah, BUMN, anggota legislatif, dan sebagainya seperti dikemukakan pada bagian awal tulisan, adalah sisi kecil dari sejarah panjang budaya korupsi di negeri kita. Sisi besarnya, secara akumulatif, Indonesia menjadi negara terkorup di dunia. Masih tidak malu?!? ***
keyword: paragraf argumentasi tentang korupsi, karangan argumentasi tentang korupsi, contoh karangan argumentasi tentang korupsi, argumentasi tentang korupsi, contoh argumentasi tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang korupsi, pidato korupsi di indonesia, argumentasi korupsi, paragraf argumentasi korupsi, karangan argumentasi korupsi, kalimat argumentasi tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang ekonomi, contoh karangan argumentasi tentang politik, contoh paragraf argumentasi korupsi, contoh paragraf argumentatif tentang korupsi, pidato politik korupsi, contoh karangan argumentasi korupsi, paragraf argumentasi tentang ekonomi, contoh paragraf persuasif tentang korupsi, teks argumentasi tentang korupsi, argumen tentang korupsi, contoh paragraf argumentasi tentang politik, paragraf argumentasi tentang korupsi di indonesia, contoh karangan argumentasi tentang ekonomi, contoh wacana argumentasi, contoh argumentasi korupsi, karangan argumentasi tentang ekonomi, pidato korupsi, argumentasi tentang korupsi di indonesia, contoh pidato politik korupsi.
Langganan:
Postingan (Atom)











